Awasss, ane mau nikung.....
Pantatnya sungguh sexy. Begitu serasi menopang tubuhnya yang juga terlihat semok. Keberaniannya memamerkan ke semua pengunjung yang kebanyakan kaum adam ini patut diacungi jempol. Bahkan dengan pasrahnya dia membiarkan pantat sexy dan seluruh bagian tubuhnya dijamah, diusap atau diremas oleh mereka yang ingin. Pernak-pernik dan assesoris indah nan gemerlapan yang menghiasi sekujur body-nya menambah genit penampilannya. Sebuah stiker bertuliskan “asal tau aja, nie bagian dari hidup gue” menempel di belahan pantat sebelah kirinya yang montok itu. Seorang juri yang tidak tahan akhirnyapun menungganginya! What? Menungganginya? Ya gambaran indah itu merupakan sosok vespa lansiran tahun 80-an yang dimodif dengan sangat sexy. Dan kejadian ditungganginya sosok sexy itu terjadi pada gelaran Motovaganza hari ke 2 di Bogor Nirwana Residance pada sesi penjurian motor modification contest.
Senin, 04 Juli 2011
Sabtu, 02 Juli 2011
Bogorianz Motovaganza (1)
Pokoknya meriah, pokonya narsis........
Meriah. Ini adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan betapa semaraknya acara Motovaganza yang disponsori oleh produsen ban motor IRC ini. Acara oleh dan untuk para Biker kota Bogor ini berlangsung di Orchid Road, Bogor Nirwana Residence, sebuah hunian eklusif di kota Bogor. Di tempat ini terdapat wahana “Ancolnya Bogor” yaitu The Jungle. So, jika para biker yang membawa keluarga, sehabis menyambangi acara motovaganza ini bisa langsung meluncur ke Jungle dan bermain wahana air sampai keling bersama keluarga.
Oya, Bogorianz sendiri memiliki sebuah stand di acara tersebut. Salah seorang Bogorianz yaitu bro Epen malah merupakan salah satu panitia dari acara ini. Sewaktu saya sampai di lokasi sekitar jam 11 siang, sudah bersemayam tiga orang Bogorianz. Ada bro Genta, bro Kiki dan bro Andri yang sedang sibuk mempersiapkan barang dagangan. Sementara sang “sesepuh”, bro Dony tampak sedang asyik menikmati kopi hangat di cafĂ© di seberang stand Bogorianz.
Meriah. Ini adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan betapa semaraknya acara Motovaganza yang disponsori oleh produsen ban motor IRC ini. Acara oleh dan untuk para Biker kota Bogor ini berlangsung di Orchid Road, Bogor Nirwana Residence, sebuah hunian eklusif di kota Bogor. Di tempat ini terdapat wahana “Ancolnya Bogor” yaitu The Jungle. So, jika para biker yang membawa keluarga, sehabis menyambangi acara motovaganza ini bisa langsung meluncur ke Jungle dan bermain wahana air sampai keling bersama keluarga.
Oya, Bogorianz sendiri memiliki sebuah stand di acara tersebut. Salah seorang Bogorianz yaitu bro Epen malah merupakan salah satu panitia dari acara ini. Sewaktu saya sampai di lokasi sekitar jam 11 siang, sudah bersemayam tiga orang Bogorianz. Ada bro Genta, bro Kiki dan bro Andri yang sedang sibuk mempersiapkan barang dagangan. Sementara sang “sesepuh”, bro Dony tampak sedang asyik menikmati kopi hangat di cafĂ© di seberang stand Bogorianz.
Kamis, 24 Maret 2011
FamGath Bogorianz 2011 : Ada Deeeeeh........
The big family of Bogorianz....
Keinginan untuk langsung meluncur ke Cinangneng saya batalkan, begitu teringat saya harus ke AHASS Adimitra di daerah Tajur. Bukan untuk servis atau tune up tiger saya, tapi untuk mengambil beberapa doorprize dari bengkel AHASS langganan saya itu. Doorprize-nya ternyata terdiri atas 3 amplop coklat besar yang dititipkan di warung depan bengkel. Bengkelnya sendiri sudah tutup. Saat sedang menaruh bungkusan door prize di dalam box belakang, di seberang jalan raya tajur terlihat sebuah tiger membunyikan klakson-nya. Sang biker yang ternyata bro Lucky Revo melambaikan tanggannya. Niat untuk meluncur bareng menuju tikum di ILP kami batalkan mengingat saya masih harus mencari beberapa perlengkapan untuk acara. Akhirnya bro Lucky pun meluncur duluan.
Senin, 03 Januari 2011
Garuda Tetap Di Dadaku
Kalah menang tetap Garuda!
Keponakan saya yang pembela timnas sejati mengirim saya SMS yang berisi dukungan terhadap timnas saat menghadapi Malaysia di partai final leg.2 piala AFF, demikian bunyinya :
Yel baru : GARUDA DI DADAKU !!! MALAYSIA GAK PUNYA MALU !!! KU YAKIN HARI RABU !!! LIMA SATU !!!
Dari bahasa tulisannya yang menggunakan huruf kapital dan 3 tanda seru, terlihat betapa semangatnya dia dalam memberi semangat. Dan akhirnya dia, seperti juga ratusan juta penduduk Indonesia, harus memendam kecewa, harapannya kandas saat akhirnya Indonesia gagal memboyong piala AFF.
Keponakan saya yang pembela timnas sejati mengirim saya SMS yang berisi dukungan terhadap timnas saat menghadapi Malaysia di partai final leg.2 piala AFF, demikian bunyinya :
Yel baru : GARUDA DI DADAKU !!! MALAYSIA GAK PUNYA MALU !!! KU YAKIN HARI RABU !!! LIMA SATU !!!
Dari bahasa tulisannya yang menggunakan huruf kapital dan 3 tanda seru, terlihat betapa semangatnya dia dalam memberi semangat. Dan akhirnya dia, seperti juga ratusan juta penduduk Indonesia, harus memendam kecewa, harapannya kandas saat akhirnya Indonesia gagal memboyong piala AFF.
Sabtu, 27 November 2010
10 Tahun HTML : Menembus Batas Kebencian.........
To Jogja for brotherhood : HTML goes to Adisucipto.
Tulisan ini saya turunkan selain untuk menanggapi tulisan bro Dinar, HTML 001 dalam “Sebuah Catatan : Seandainya Persaudaraan Itu Terjalin kembali”yang ditulis dalam akun facebooknya, juga sebagai sebuah refleksi kecil atas dasa warsa HTML. Sedikit ulasan mengenai tulisan tersebut, bahwa tulisan tersebut ditulis bro Dinar atas kegalauan hatinya mengenai beberapa intimidasi atas member HTML di daerah oleh club-club di daerah juga. Terakhir adalah “kasus Jogja” yang sampai sekarang, walaupun dinyatakan “case closed” tetapi masih banyak menyimpan banyak pertanyaan dan kekecewaan (buat sebagian member HTML). Berbagai pertanyaan, komentar dan analisa bermunculan sejak kasus ini mencuat hingga tulisan ini dibuat.
Tulisan ini saya turunkan selain untuk menanggapi tulisan bro Dinar, HTML 001 dalam “Sebuah Catatan : Seandainya Persaudaraan Itu Terjalin kembali”yang ditulis dalam akun facebooknya, juga sebagai sebuah refleksi kecil atas dasa warsa HTML. Sedikit ulasan mengenai tulisan tersebut, bahwa tulisan tersebut ditulis bro Dinar atas kegalauan hatinya mengenai beberapa intimidasi atas member HTML di daerah oleh club-club di daerah juga. Terakhir adalah “kasus Jogja” yang sampai sekarang, walaupun dinyatakan “case closed” tetapi masih banyak menyimpan banyak pertanyaan dan kekecewaan (buat sebagian member HTML). Berbagai pertanyaan, komentar dan analisa bermunculan sejak kasus ini mencuat hingga tulisan ini dibuat.
Langganan:
Postingan (Atom)




